Palembang//Lensa Sumatera com.
Berita Klarifikasi dan Hak Jawab redaksi Media Lensa Sumatera com.Senin 31/08/2026 Pada hari ini saya Bayu Hermansyah, SH. C.MSP. mewakili seluruh pimpinan dan staf Redaksi media Lensa Sumatera com dan Media Info News com.
Atas tudingan dari oknum anggota PWI Sumsel atas nama Erni bahwa berita kami terbitkan pada hari Rabu 26/08/2026 yang lalu dengan judul, (Gudang BBM Ilegal di Dekat Mapolres Ogan Ilir Yang Viral Berapa Waktu Yang Lalu Diduga di Back’up Oleh Oknum Anggota PWI Sumsel,) di tuding tidak berimbang dan tidak ada kompirmasi terlebih dahulu.
Disini perlu kami tegas kan sebelum berita itu terbit ada kompirmasi terlebih dahulu dengan yang bersangkutan sehari sebelumnya, disini beliau/Erni red.. meminta tolong kepada saya sebagai pimpinan Media Lensa Sumatera untuk men takedonw berita tersebut, terkait Berita Gudang minyak yang di dekat polres Ogan ilir yang kami terbitkan pada hari Selasa 25/08/2026 dengan Judul.. (Diduga Gudang Tempat Penimbunan BBM Bersubsidi, dan Tempat Barter BBM, Masih Tetap Beroperasi di Dekat Mapolres Ogan,) Namun permintaan beliau saya tolak dan sempat saya tanyakan ada urusan apa anda dengan gudang tersebut ?? apakah Anda diduga yang membackup nya lalu beliau berkomunikasi dengan tem saya bernama Iik sandi inti nya beliau sampaikan supaya berita yang suda tayang minta di hapus/takedonw. itu langsung saya tolak secara tegas..lalu kami naikan berita mencatut nama beliau diduga melakukan pembackup an.
Disini perlu di perhatikan oleh para pembaca yang bijaksana ada berapa poin yang perlu di perhatikan dalam berita tersebut.
1,Sebelum berita kami terbitkan sudah melakukan kompirmasi dengan yang bersangkutan.Erni
2,Sebelum berita diterbitkan sudah ada narasumber nya biar berita nya berimbang.
3,Setiap berita pasti kami tambahkan praduga tidak bersalah.Selalu di awali dengan kata (Diduga)
4, Kami merasa tidak perna mencuri photo Erni seperti yang dia tudingkan pada Redaksi media kami,
5, Karena Didalam UU PERS, kalau sipat nya mendasak boleh saja ambil photo demi kepentingan publik, untuk pemberitaan tapi Photo nya harus disensor/ dibalur itu suda kami lakukan.
6,Kami tidak pernah melibatkan organisasi PWI Sumsel yang kami sebutkan Oknum.
Pengertian oknum hanya satu orang jadi menurut Bayu kata katanya jangan di pelintir. jangan sampai ada kesan mengiring opini yang tidak tidak
Ditambah kan lagi oleh. Bayu Hermansyah kami tidak merasa menyalahi kode etik profesi wartawan ataupun jurnalis semua yang kami tayangkan sesuai fakta dan bukti bukti yang ada.
Malah seharus nya Erni yang meminta maaf dan membuat klarifikasi karena beliau suda membuat pernyataan yang tidak tidak, di depan media itu pun seluruh redaksi Media Lensa yang dia sebut bukan oknum, jadi seluruh tem media kami beliau fitnah,
Laporan tim Red








