MUBA /SUMSEL//medialensasumatera.com Bertempat di kabupaten Musi banyuasin ,Kamis 29 Januari 2026,antara pekerja yang di wakili tiga serikat yaitu,(KSBSI.NIKEUBA,,dan SPTP) melakukan mediasi antara pekerja dan perusahaan yang langusung di kantor Disnaker trans Muba yang di hadiri dari ,Maryono, juanda, dan lain lain nya dan juga dari pihak perusahaan yang di hadiri sukliman Khaidir Wahyu , Gea destriani ,dan Ari Efendi .
Namun berjalan nya waktu mediasi tetap berjalan ulet bahkan sdikit memanas,karena apa yang di harap kan pekerja masih belum terwujud, dan dari perusahaan dan Disnaker sama sama mengacu dari PKB.
Erwin perwkilan pekerja dari KSBSI menyatakan PKB dari dahulu emang sama berdasar kan keputusan BOD,,tapi ngak separah seperti ini,kami dari awal sudah menerima apa yang di sampai kan manajemen perusahaan yakni,0,45,yang kata nya semua rata sama,tapi setelah beberapa hari semua jadi gaduh,dan ternyata pemberian bonus sangat jauh ketimpangan,kita semua pekerja hanya beda posisi,jelas menimbulkan kecemburuan sosial.
Karena ternyata pemberian bonus,untuk staf,ada perbedaan yakni,1,5 dan 1,25 untuk staf dan hanya pekerja yang menerima ,0,45 ini jelas melukai hati pekerja yang kerja pontang panting di lapangan
Namun seolah tidak ada nilai sama sekali,kami hanya minta ke adilan, dan memanusia kan manusia,jadi mediasi ini terkesan berat sebelah seolah tidak ada solusi buat kami dari perwkilan pekerja,timbul pikiran negatip jadi nya ada apa dengan Disnaker ini tutp Erwin.
Perwakilan pekerja dari sptp sangat kecewa dengan penyampaian pihak perusahaan yang mengatakan bahwa staf di KLK,emang ada posisi,berarti kami ini ngak ada artinya apa dan juga pernyataan dari disbun Muba pun sangat mengecewakan kami tutup Kahar.
Andi perwakilan pekerja dari SBSI,dampak di lapangan sebagai pemanen begitu berat namun kenapa pihak dari perusahaan seolah. Berdalih bahwa di KLK staf memang ada posisi,sementara kami seolah ngak ada posisi kalau kami dengar ucapan , sukliman selaku, (SM) di perusahaan sungguh sangat mengecewakan kami tutup Andi.
Erwin menambah kan dengan gagal nya Bipartit sebanyak tiga kali, dan undangan mediasi di Disnaker trans Muba pun gagal ,pekerja melalui serikat pekerja akan mengelar aksi mogok kerja pada,Rabu,,4 Februari 2026,apa bila mediasi tgl,3 Selasa 2026 ini gagal,karena surat mogok kerja sudah kami kasih ke Disnakertrans Muba,dan sudah di terima,jadi tgl mogok nya ya tgl,4 hari Rabu ,ini tutup,Erwin
(Sumber medialawelangsumatera.com )












